Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 17 May 2020

Rustan Saru Ungkap 13 Puskesmas di Kota Jayapura Akan Layani Rapid Test Gratis

loading...
Rustan Saru Ungkap 13 Puskesmas di Kota Jayapura Akan Layani Rapid Test GratisJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan akan membuka layanan pemerinksaan Rapid Test secara gratis di 13 pusat pelayanan kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di lima Distrik di kota Jayapura.

“Untuk saat ini, diprioritaskan Rapid Tes kepada yang karantina di Hamadi, nanti kedepan semua puskesmas kita buka untuk rapid tes tanpa dibayar dan gratis,”Jelas Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru MM, yang Juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 di Kota Jayapura,   Jumat 15 Mei 2020.

Wakil Wali Kota mengharapkan seluruh warga terjadwal dapat memeriksakan rapid tes di Puskesmas-puskesmas terdekat dengan tempat tinggalnya.

“Kita minta datang kesana, sopir taxi, tukang salon, tukang  cukur rambut bisa rapid tes di puskesmas sesuai dengan tempat tinggal masing-masing,”ucap Wakil Wali Kota.

Pemeriksaan akan dilakukan Senin 18 Mei 2020, di 13 Puskesmas yang ada di lima distrik di Kota Jayapura, jika hasilnya diketahui negative, pihaknya akan menerbitkan stiker kepada warga yang dinyatakan negative.

Diharapkan dengan hasil negative, seluruh warga yang telah rapid test wajib dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama berkatifitas di luar rumah dan di rumah masing-masing.

“Kalau mereka sudah rapid test, kemudian yang negative kita kasih stiker,  baik yang salon, tukang cukur, termasuk pedagang ikan dan sayur  dipasar, kita kasih stiker,”tegas Wakil Wali Kota.

Dijelaskan terkait, ketersediaan stok rapid test di kota Jayapura dikatakan dalam keadaan aman, dan dapat digunakan.

“Stok rapid test aman, dibantu provinsi sebanyak 15.000, sementara stok kota Jayapura sebanyak 25.00 sehingga jumlah keseluruan sebanyak 17.500 rapid test,” ungkap Wakil Wali Kota. (HumasKOtaJayapura)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...