Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 16 June 2020

Sophian Badollahi Ungkap Venue Menembak di AURI Sentai Kalahkan Arena Senayan

loading...
Sophian Badollahi Ungkap Venue Menembak di AURI Sentai Kalahkan Arena SenayanJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Warga bumi cenderawasih patut berbanga hati, pasalnya tak lama lagi Provinsi Papua bakal memiliki venue menembak terbaik kelas dunia.

Venue yang dibangun di kawasan Auri, Sentani, Kabupaten Jayapura tersebut, mempertandingkan tiga nomor lapangan, yakni menembak reaksi, menembak skeet and trap dan menembak khusus 300 meter.

Venue yang dibangun pada lahan seluas 84 hektar itu dipastikan mengalahkan kemegahan arena menembak di Senayan GBK, Jakarta serta venue eks PON 2012 Riau dan PON 2016 Jawa Barat.

Belum tuntas sampai disitu, fasilitas pendukung venue menembak diklaim terlengkap di Indonesia. Dimana semua nomor pertandingan menembak, bisa dipertandingkan disitu.

“Dan yang utama, venue menembak di Papua ini sangat aman. Mengapa, karena semua sudah standar Internasional. Bahkan kalau saya bilang ini lapangan menembak terbaik di Indonesia," ungkap Site Engineer Manager PT Nindya Karya (Persero), Sophian Badollahi kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Nilai plus lain, sambung dia, venue menembak tersebut juga menyediakan ruang bagi penonton, media massa maupun tenaga medis.

Sementara konstruksi bangunan ruang tunggu dibangun secara permanen, sehingga terlihat megah dan paling mewah seantero negeri ini.

“Kalau di daerah lain itu ruang tunggunya hanya dibangun atap saja. Sementara di Papua ini sangat megah karena penonton bisa masuk di ruang tunggu atlet,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan kendala pembangunan venue menembak yang bangunannya mesti bergeser beberapa kali karena pertimbangan keamanan.

Dilain pihak adanya penemuan mortir dan bom bekas perang dunia kedua, sehingga pengerjaan tertunda 2 bulan karena adanya pembersihan lahan.

“Tapi kalau dikalkulasi progres pembangunan venue kini sudah mencapai 90 persen. Kendati demikian, kita upayakan bisa secepatnya rampung,” tutup ia. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...