Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 19 September 2020

Satgas BKO Apter Hitadipa dan Kelompok Separatis Kontak Senjata di Intan Jaya, 1 Prajurit Gugur

loading...

 

Satgas BKO Apter Hitadipa dan Kelompok Separatis Kontak Senjata di Intan Jaya, 1 Prajurit Gugur
ilustrasi

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kontak tembak antara anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan kelompok separatis di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, terjadi pada Sabtu 19 September 2020 pukul 13.20. 

Menurut Kepala penerangan Kodam (Kapendam) XVII/ Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria peristiwa yang menggugurkan seorang prajurit itu terjadi di Pos Koramil Persiapan Hitadipa Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa.

Dikatakan prajurit atas nama Pratu Dwi Akbar Utomo dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.50 WIT.

"Saat ini Jenazah sedang diurus untuk proses di evakuasi ke Timika. Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri saat ini melaksanakan penyisiran di sekitar tempat kejadian," jelas dia.

Kapendam menjelaskan, Satgas BKO Aparat Teritorial (Apter) bertugas di Provinsi Papua untuk menyiapkan koramil dan kodim baru. 

"Pembangunan tersebut dimaksudkan dalam rangka membantu pemerintah daerah melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, yang pada akhirnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," papar dia. (Albert Batlayeri)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...