Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 9 May 2013

Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Jaring 40 Putra-Putri Papua Jadi Penerbang

TIMIKA (MIMIKA) - Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) saat ini menjaring sebanyak 40 orang putra-putri asli Papua untuk disekolahkan ke sekolah penerbangan milik Kementerian Perhubungan.

Kepala Bidang Perhubungan Udara pada Dishubkominfo Mimika, John Rettob, Senin, (06/05/2013) kepada wartawan mengakui, telah menerima surat dari UP4B tentang pemberitahuan rekrutmen putra John Rettob, telah ditindaklanjuti ke Dinas Pendidikan Menengah Mimika untuk disosialisasikan ke sejumlah SLTA di wilayah itu.

"Kami masih menunggu koordinasi dengan Dinas Pendidikan Menengah. Yang jelas, batas akhir pendaftaran calon pada bulan Juli," ujar John Rettob.

Dalam programnya, UP4B tahun ini akan mengirim 40 putra-putri asli Papua untuk disekolahkan menjadi calon penerbang. Mereka direkrut dari 20 kabupaten-kota se Papua dan Papua Barat. Setiap kabupaten-kota akan mengutus dua orang.

"Menurut informasi yang kami terima dari UP4B, sampai saat ini sudah terdaftar sebanyak 28 calon peserta dari seluruh daerah di Papua. Sedangkan Kabupaten Mimika sampai saat ini belum ada yang mendaftar," tutur John.

Ia berharap peluang ini dimanfaatkan secara baik oleh para pelajar di Mimika lantaran tidak semua orang mendapat kesempatan untuk mengikuti sekolah calon penerbang. John menambahkan, para peserta calon siswa sekolah penerbangan akan direkrut oleh Dispenmen dari semua SLTA yang ada di Mimika.

Peserta yang direkrut minimal 10 orang. Selanjutnya mereka diberikan materi pengetahuan dasar, bahasa Inggris, psikotest dan kesamaptaan. Dari 10 peserta tersebut nantinya akan diseleksi oleh pihak Kementerian Perhubungan untuk diambil dua peserta mewakili setiap kabupaten. [SalamPapua| ZonaDamai]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :