peristiwa
Breaking news

slider1

utama

Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 19 June 2013

Edo Kondologit: Pekan Kesenian Bali Ajang Pelestarian Warisan Budaya

Edo Kondologit: PKB ajang pelestarian warisan budaya
DENPASAR (BALI) - Penyanyi jaz asal Papua Edo Kondologit menilai Pesta Kesenian Bali merupakan ajang pelestarian warisan budaya.

"Kekayaan alam itu tidak akan bertahan lama, lambat laun pasti habis dengan demikian mulai saat ini kita berfikir untuk mencari solusi untuk meningkatkan perekonomian dengan menggali potensi budaya dan dipromosikan kepada masyarakat luar," katanya di Denpasar, Senin.

Menurut dia, keikutsertaan duta seniman Papua dalam ajang itu merupakan kesempatan bagus untuk bisa mempelajari segala langkah dan upaya yang dilakukan masyarakat Bali dalam memperjuangkan budaya di tengah kemajuan daerahnya.

Dirinya sebagai seniman yang lebih awal melanglang buana memperjuangkan kemampuan olah vokalnya sehingga masyarakat Indonesia mengakuinya.

Dia bersama duta seniman Papua akan terus mempromosikan budayanya di Bali. "Bali ini bukan hanya miliki Indonesia, tapi saat ini dunia sudah mengakui keindahan alam, adat, budaya sehingga para wisatawan semakin nyaman tinggal di sini," ucap Edo.

Ia akan terus melakukan terobosan sehingga terlihat lebih menarik dan bisa dijual kepada para wisatawan dan saat ini duta seni Papua sudah bisa memadukan budaya Tari Membesak dengan budaya Bali.

Tari Membesak yang menggambarkan keindahan burung cendrawasih dipadukan dengan menggunakan pakaian adat Bali dan Papua sehingga terlihat lebih menarik minat wisatawan mancanegara.

"Kolaborasi budaya tersebut karena memang ada kaitannya karena burung cendrawasih di Bali yang hanya dimiliki oleh para Brahmana dan dipergunakan untuk mengiringi upacara kremasi jenazah atau pengabenan, sedangkan di Papua bulu burung Cendrawasih itu diikatkan di kepala setiap seseorang saat pementasan sehingga orang tersebut terlihat memancarkan keceriaan dan berewibawan" katanya.

Edo berharap keikutsertaan duta seniman Papua di PKB itu tidak hanya sekali, tetapi jika ada kesempatan wajib menyempatkan diri untuk mempromosikan budaya Papua di Bali dan nantinya para wisatawan yang ada di Bali pasti akan tahu dan semakin menikmati setiap pertujukkan seni budaya Papua.

"Yang penting kita sekarang ada kemauan dan usaha untuk bisa memperjuangkan dan mempromosikan kepada masyarakat luas," kata caleg PDIP pada Pemilu 2014 itu.

 Menurut dia, kedatangannya ke Bali dengan misi membawa kehangatan persaudaraan yang akan memancarkan ke seluruh pelosok Nusantara. [Antara| Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :