Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 31 August 2013

Polda Papua akan Antisipasi Penggunaan Sistem Noken untuk Manipulasi Suara

KOTA JAYAPURA - Polda Papua mengantisipasi sistem penggunaan noken dan manipulasi suara dalam pemilihan kepala daerah di tiga kabupaten yakni Kabupaten Mimika, Jayawijaya dan Biak yang akan dilaksanakan sekitar September-Oktober 2013 mendatang.

Noken adalah salah satu tradisi di masyarakat Papua yang dijadikan sistem dalam pemungutan suara. Sistem tersebut memberikan kepercayaan kepada kepala suku atau orang yang dituakan untuk memilih calon-calon anggota legislatif maupun kepala daerah dan negara.

Juru bicara Polda Papua, I Gede Sumerta Jaya menuturkan, pemilihan kepala daerah di Papua memang hanya tersisa tiga kabupaten tersebut. Pihaknya mengklaim telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pelaksanakan pemilukada setempat.

“Terutama terkait masalah penggunaan noken. Petunjuknya Bapak Kapolda supaya distrik-distrik mana atau TPS-TPS mana yang menggunakan noken supaya dijelaskan ataupun diputuskan di saat pertemuan dengan kandidat, KPU dan panwaslu itu, supaya nanti tidak terjadi komplain setelah penghitungan suara. Sama juga jangan memanipulasi data, karena anggota juga dibekali dengan blangko resmi dari KPU untuk data yang ada di TPS tersebut,” ungkapnya.

Juru bicara Polda Papua, I Gede Sumerta Jaya menambahkan kerawanan dalam pemilihan kepala daerah itu masih ada. Ini yang membuat pihaknya menggeser pasukan Brimob dari Jayapura dalam rangka penebalan pasukan untuk pemilukada di tiga kabupaten itu. Pergeseran tersebut akan dilakukan pada H-3 sebelum dilakukan pencoblosan. [PortalKBR]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :