Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 28 August 2013

UP4B Berperan Penting Bagi Kesejahteraan Masyarakat

SERUI (YAPEN) - Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) yang diprogramkan pemerintah seharusnya di respon baik oleh masyarakat, karena telah memberikan pengaruh besar bagi pertumbuhan dan pembangunan, khususnya bagi pembangunan infrastrukutur jalan di lintas Kabupaten Kepulauan Yapen yang telah mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Saya sering mengatakan kepada publik bahwa apapun program yang dikerjakan pemerintah Kabupaten Yapen yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat entah itu pendidikan, kesehatan dan perekonomian, apabila tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai maka belum bisa di katakan berhasil, namun dengan adanya program UP4B maka pembangunan daerah sepenuhnya akan berdampak baik bagi masyarakat,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen Yotam Ayomi kepada Bintang Papua Selasa (27/07/2013) siang kemarin.

Menurut Yotama Ayomi, selama kurang lebih 40 tahun infrastruktur jalan darat di Kabupaten Kepulauan Yapen hanya mampu dijangkau oleh 3 distrik di sekitar ibu kota kabupaten, sementara untuk ke beberapa distrik yang lainnya belum dapat di jangkau dan sebagai alternatif satu-satunya masyarakat hanya menggunakan laut sebagai jalur transportasi.

 “Dengan dipergunakanya jalur laut sebagai satu-satunya jalur transportasi yang tergolong mahal dan beresiko secara langsung masih mempersulit masyarakat, sehingga dengan adanya unit percepatan pembangunan khususnya bagi pembagunan infrastrutktur jalan, menurut saya perlu di respon baik oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” terangnya.

Sambungnya juga, jika program UP4B tidak diterima dan di dukung oleh pemerintah dan masyarakat maka oknum masyarakat tersebut mengindikasikan kepentingan pribadi dan golongan, untuk itu sebagai ketua DPRD dirinya mengungkapkan sejauh ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen mendukung program UP4B mengingat sekitar 70% masyarakat masih hidup di dalam kemiskinan di karenakan infrastruktur yang tidak memadai.

“Saya melihat masyarakat Kabupaten Yapen sangat mendukung dan menerima juga merespon kehadiran UP4B yang memang sudah memberikan dampak positif pada pembangunan infrastruktur, sehingga kalau ada oknum masyarakat yang tidak mendukung jelas boleh dikatakan itu adalah untuk kepentingan pribadi dan keuntungan pribadi,” jelasnya. [BintangPapua]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :