Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 9 September 2013

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Barat Rapat Bahas Pelaksanan Seleksi CPNS

MANOKWARI - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Barat, Drs Yus­tus Meidodga,MSi bersama jajarannya, Kamis (05/09/2013) melakukan pertemuan dengan sekretaris daerah dan Kepala BKD kabupaten/kota se-Papua Barat untuk membahas dan mencari kesempatan tentang waktu pelaksanaan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2013.

Yustus Meidodga yang ditemui wartawan menyatakan, pihaknya per­lu bertemu dengan BKD kabupaten/kota untuk menyepakati waktu pendaftaran.

Ditetapkan,pendaftaran CPNS akan dilaksanakan pada akhir September,tapi belum ditentukan tangggalnya dengan alasan,ada beberapa kabupaten belum mendapatkan formasi,seperti Kabupaten Kaimana, Fakfak. 

"Tadi rapat untuk bahas peleksanaan seleksi,mulai dari waktu pengumuman dan pendaftaran. Tapi belum ada waktu pasti karena mereka (Kaimana dan Fakfak) sedang urus. Mungkin hari Senin sudah ada (formasi).Kalau sudah ada,kita bisa tentukan waktu dan tanggal pelaksanaan pengumuman dan pendaftaran," katanya kepada wartawan.

Yustus Meidodga menyatakan tahun 2013 ini selain Pemprov Papua Barat hanya 5 kabupaten yang mendapatkan formasi umum CPNS yakni, Raja Ampat, Fakfak, Kaimana, Maybrat dan Tambrauw.

Sedangkan kabupaten lainnya tidak mendapatkan formasi umum CPNS 2013, dan hanya dapat formasi Kategori II (khusus honorer).

"Cuma lima kabupaten yang dapat formasi umum termasuk provinsi," tandasnya.

Ditanya berapa jumlah formasi CPNS jatah provinsi dan kabupaten/kota,Ka BKD tak mengetahui secara pasti. Menurutnya,setiap ka­bupaten mengurus sendiri, sedangkan khusus Pemprov Papua Barat mendapat 280 formasi.

"Kita sedang persiapan. Pelaksanaan seleksi nanti menggunakan LJK (Lembaga Jawaban Komputer). Dua provinsi,Papua Barat dan Papua masih gunakn LJK. Materi soal dari Kemenag PAN," terangnya.

Soal nasib honorer yang selama ini memperjuangkan nasibnya agar diangkat menjadi PNS,Yustus menyatakan mereka ini tetap mengikuti seleksi formasi umum.

"Kita dapat formasi umum. Jadi,mereka (honorer) bisa diikutkan dalam seleksi," tambahnya. [RadarSorong]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :