Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 21 September 2013

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Alokasikan Rp 1,6 Miliar Untuk Kegiatan Sosial (CSR) di Tanah Papua

SENTANI (JAYAPURA) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 miliar melalui PLN Wilayah Papua dan Papua Barat untuk berbagai kegiatan sosial perusahaan (CSR).

"Kegiatan CSR ini akan lebih banyak fokus pada program pemberdayaan dan peningkatan sosial ekonomi masyarakat (Community Empowering)," kata Direktur Operasi PLN, Vickner Sinaga kepada Antara di Sentani, Kamis.

"PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara memiliki tugas utama sebagai penyedia jasa ketenagalistrikan untuk melayani kebutuhan energi listrik bagi masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di Papua dan Papua Barat" ujarnya.

Vickner melanjutkan, PLN juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut serta mendukung program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan CSR yakni kegiatan pelatihan sendal hotel, kerajinan rotan dan pelatihan kuliner khas papua bagi warga masyarakat yang dilaksanakan di kampung Yakonde Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

"Pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan melalui program CSR PLN ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat Papua secara ekonomi," tandasnya.

Menurutnya, untuk pelatihan sendal Hotel, PLN bekerjasama dengan BP PAUDNI memberikan bantuan berupa peralatan dan bahan pembuat sendal hotel sebagai modal awal untuk berproduksi bagi masyakat Yakonde, Kabupaten Jayapura.

"Pelatihan ini didampingi khusus oleh pengajar-pengajar berpengalaman yang juga telah merekomendasikan hasil dari pelatihan ini ke hotel-hotel yang ada di Jayapura dan sekitarnya, jadi produksi sendal hotel yang akan dihasilkan telah memiliki target pasar yang pasti," urainya.

"Masyarakat di Kabupaten Jayapura dilatih untuk merangkai dan membuat kerajinan dari rotan seperti perabot meja dan kursi, terdapat juga vas, piring dari anyaman rotan untuk wanita-wanita Papua agar turut berperan dalam kegiatan ini," ungkapnya. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :