Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 10 March 2014

KONI Papua Optimalkan Perolehan Medali di PON XIX 2016 di Jawa Barat

KOTA JAYAPURA - Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 di Jawa Barat, KONI Papua akan berusaha mengoptimalkan Cabang Olahraga yang banyak menyediakan medali guna meraih prestasi terbaik.

Alasan itulah yang membuat KONI Papua baru menggelar kejurda untuk 10 Cabang Olahraga (Cabor) saja.

“Cabang perolehan mendali, kita usahakan perebutan mendalinya diatas sembilan, kemudian ada 6 indikator tapi yang saya ingat salah satunya berapa mendali yang diperebutkan di PON, kemudian yng kedua berapa mendali yang mereka rebut waktu PON sebelumnya, kemudian juga kesiapan mereka yang ada saat ini,” terang Klemen.

Dari indikator-indikator yang ditentukan oleh KONI Papua, maka sementara baru 10 Cabor yang secara rinci belum disebutkan oleh Klemen, yang akan menggelar Kejurda.

Kebijakan ini djelaskan Klemen perlu diambil oleh KONI guna mengejar target di PON 2016, yaitu masuk posisi 5 besar untuk Provinsi yang berada di luar Pulau Jawa. “Kita mau lima besar diluar jawa, minimal kita harus merebut 50 mendali emas,” ucap Klemen.

Karenanya Klemen yang berbicara kepada wartawan pada Sabtu (01/03/2014) malam di Kantor Golkar Papua meminta kepada seluruh masyarakat khususnya para pemerhati olahraga, agar dapat mengerti kebijakan yang diambil oleh KONI Papua.

“PON itu bukan soal hebat-hebat atau cabang ini yang saya suka, di PON itu yang dihitung berapa banyak mendali yang kita dapat, jadi kita harus memahami tujuan kita apa, jadi bicara PON tujuan kita mendali,” cetus Klemen. [BintangPapua]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :