-->

Lembaga Missi Reclasserring Republik Indonesia (LMR RI) Jayapura Palang Biara Gereja Katolik Sentani

SENTANI (JAYAPURA) — Lembaga Missi Reclasserring Republik Indonesia (LMR RI) Komando Daerah Jayapura, Isak Samuel Deda yang didampingi pengacara Agustinus Kilikily dan pemilik hak ulayat Albert Felle melakukan pemalangan damai Biara Gereja Katolik Sentani pada Senin (11/8) kemari siang.

Maksud dan tujuan dari utama dari palang damai yang dilakukan oleh Komisariat LMR RI Komda Jayapura adalah untuk meminta ganti rugi atas tanah yang selama ini telah dipakai untuk lokasi dari biara katholik tersebut.

“Ya, kami sebagai ahli waris dari tanah yang di tempati ini meminta rugi sehingga pada hari ini kami melakukan kegiatan pemalangan secara damai dengan memasang papan plan yang sudah ditulisi dengan hak kami,” ujar pengacara Ahli Waris, Agustinus Kilikily, S.H., Senin (11/8/2014) kemarin siang, di Biara Katholik usai aksi pemalangan.

Menurut Agustinus yang juga Ketua Umum Presidium LMR RI Pusat, bahwa tujuan dari upaya yang dilakukan pihaknya agar supaya pihak Keuskupan bisa menyadari akan apa yang bukan menjadi haknya dan pihaknya tidak ada maksud untuk membuat keributan atau masalah malahan, pihaknya ingin agar masalah tersebut dibicarakan secara baik-baik dengan duduk bersama-sama antara pihak pewaris dan pihak keuskupan.

“Kami mau ini dibicarakan secara baik-baik dan juga kami tidak mau lagi masalah ini terbawa sampai ke pengadilan jadi saya minta agar pihak biara katholik bisa secepatnya menyelesaikan permasalahan tanah yang sudah berlarut-larut selama tiga puluh (30) tahun,” pintanya.

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya hanya ingin membicarakan masalah dengan cara gereja sebab pihaknya tidak mau membuat atau juga menimbulkan masalah yang besar.

“Saya dan pihak ahli waris sangat menginginkan agar semua dibicarakan secara gereja karena yang kita tau kita semua di Indonesia adalah saudara baik itu gereja maupun agama-agama lain di Negara yang kita cintai ini,” tegasnya.

Untuk itu pihaknya sempat menyampaikan salam damai bagi keuskupan agar supaya masalah ini bisa dibicarakan secara baik serta pihaknya juga mengimbau agar pihak keuskupan secepatnya memberikan konfirmasi pada pihaknya untuk kedepannya.

Agustinus demikian sapaan akrabnya menambahkan kalau LMR RI akan mengawal permasalahan tersebut hingga masalah terselesaikan.

Di tempat berbeda Komandan Komando Wilayah (Komwil) LMR-RI Papua, Imam Syafi’i, S.E., menyampaikan pada wartawan ini kalau dirinya sangat menyayangkan akan tindakan yang dilakukan oleh Ketua Umum LMR RI Indonesia dan Komda Jayapura karena tidak diberi tau jika LMR RI terlibat dalam permasalahan tanah tersebut.

“Saya tidak tau akan masalah ini dan saya sangat-sangat menyangkan kenapa hal ini bisa terjadi karena tidak ada pemberitahuan ke saya jika LMR RI Pusat maupun Papua mendukung ahli waris untuk menyelesaikan permasalahan ini sebab selama ini Ketua Umum LMR RI Indonesia dan Komda Jayapura tidak pernah memberitahukan kalau LMR RI yang saya komandoi di Papua tersebut ikut terlibat untuk membantu pengawalan masalah hak ulayat,” imbuhnya.

“Sebenarnya jika Ketum LMR RI dan Komda Jayapura jujur dan bicara sama saya pasti saya akan memberikan bantuan tapi karena tidak ada pemberitahuan pada saya sehingga saya sedikit kecewa karena saya merasa tidak dihargai sebagai Komandan Komando Wilayah Papua untuk itulah kenapa saya kecewa,” ujanya.

Dirinya juga mengungkapkan, seandainya jika Ketum memberitahukan kedatangannya mungkin dirinya mempersiapkan penjemputan untuk mengawal Ketum LMR RI hingga balik ke Pusat sebab jika ada sesuatu yang terjadi pada Ketum, pastinya dirinya yang akan disalahkan oleh pusat.

“Saya sebagai Komandan wilayah Papua tentunya menghargai jalur Komando serta saya mendukung program Ketum tapi jika tidak diberitahukan pada saya mana mungkin saya bisa menurunkan surat perintah pada anggota saya untuk membantu membekap masalah tersebut,” paparnya.

Sehingga kedepan dirinya akan mengambil ahli semua wilayah sebab dirinya ingin membentuk Komda yang baru yang bervisi misi membawa nama baik LMR RI DI Indonesia Khususnya di Papua. [BintangPapua]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah