Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 20 November 2014

Pemkab Mimika Alokasi Rp 14 Miliar ke Bank Papua

TIMIKA (MIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika pada tahun ini mengalokasikan dana penyertaan modal sebesar Rp14 miliar ke Bank Pembangunan Daerah Papua.

Kepala Bagian Keuangan Setda Mimika Marthen Malissa kepada Antara di Timika, Papua, Rabu, mengatakan bahwa alokasi dana penyertaan modal itu sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Papua.

Namun, besar-kecilnya dana penyertaan modal pemerintah daerah setiap kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat ke Bank Papua, menurut dia, sangat ditentukan oleh kemampuan keuangan setiap daerah.

"Sudah ada keputusan RUPS Bank Papua yang menentukan jumlah yang harus dicapai selama beberapa tahun oleh setiap pemegang saham. Kalau kemampuan keuangan daerah lebih, pemerintah daerah sebagai pemegang saham bisa mengajukan dana penyertaan modal yang lebih besar. Toh, ini juga merupakan investasi pemerintah daerah," jelas Marthen.

Ia mengatakan, Pemkab Mimika sebagai salah satu pemegang saham Bank Papua selama ini selalu meningkatkan dana penyertaan modalnya agar bank milik pemerintah daerah satu-satunya di Provinsi Papua dan Papua Barat itu makin berkembang pesat, terutama dalam melayani masyarakat dan menunjang pembangunan di berbagai daerah di Papua.

Para pemegang saham Bank Papua menggelar RUPS tahun 2014 bertempat di Hotel Swiss-Bel Jayapura pada pekan lalu. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang.

Saat kegiatan tersebut, Komisaris Utama Bank Papua Pdt. Lipiyus Biniluk menargetkan pada tahun 2015--2016 Bank Papua sudah menjadi Bank Devisa.

Mulai 2015, kata dia, jajaran komisaris Bank Papua akan melakukan pengawasan ketat dan mendorong kerja sama yang baik antara para direksi, staf karyawan Bank Papua, dan semua pemangku kepentingan terkait untuk menuju bank devisa.

"Jika ada keseriusan, target Bank Papua menjadi bank devisa akan terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Biniluk.

Ia mengatakan bahwa Bank Papua harus lebih kompetatif dengan bank-bank BPD lain di Indonesia. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :