Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 5 May 2015

PLN Papua akan Tambah Daya Sebesar 225 MW

KOTA JAYAPIRA - PLN Wilayah Papua dan Papua Barat menargetkan pembangununan sejumlah pembangkit listrik agar bisa menambah daya terpasang sebesar 225 mega watt (MW).

General Manager PLN Wilayah Papua dan Papua Barat Robert Sitorus mengatakan, target tersebut merupakan bagian dari total target yang diberikan presiden untuk memenuhi kebutuhan elektrisasi di seluruh Indonesia dengan total penambahan daya sebanyak 35.000 MW.

"Dalam program 35.000 MW tersebut, untuk Wilayah Papua dan Papua Barat tersebar di 10 lokasi dan akan menghasilkan daya sebesar 225 MW untuk melistriki Pulau Cenderawasih ini," ujarnya di Jayapura, Minggu (3/5).

Sebagai langkah awal pemenuhan target yang akan berakhir di 2019 tersebut, ungkap Robert, PLN akan segera mengaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Holtekamp yang kini dala proses pembangunan jaringan dan akan menambah daya di sistem kelistrikan Jayapura yang mencakup Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom.

"Hadirnya PLTU Holtekamp yang rencananya akan beroperasi tahun ini dengan daya yang dihasilkan sebesar 2 X 10 MW dapat melistriki daerah Jayapura dan sekitarnya," ujarnya.

Dengan akan beroperasinya PLTU Holtekamp, sambung Robert, persentase rasio elektrifikasi di Papua dan Papuaa Barat akan semakin bertambah dan secara otomatis akan membantu masyarakat keluar dari keterbelakangan.

"Sekarang rasio elektrifikasi di wilayah Papua dan Papua Barat sebesar 51,08. Namun, rasio elektrifikasi tersebut belum ditambah dengan PLTU Holtekamp yang juga akan membuka jaringan baru ke sejumlah lokasi yaang sejauh ini belum pernah mendapat layanan PLN," katanya. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :