Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 15 August 2015

Ridwan Kamil akan Jadi Wali Murid untuk 70 Siswa Papua di Kota Bandung

BANDUNG (JABAR) - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil akan menjadi wali murid 70 siswa Papua yang akan bersekolah di Kota Bandung. Hal ini diungkapkan Staf Khusus Presiden RI Lenis Kogoya saat berkunjung ke Balai Kota Bandung, Jumat (14/8/2015).

Lenis yang datang bersama puluhan siswa asal Papua mengatakan, program tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia di Papua.

"Saya sudah kenal lama dengan Pak Ridwan Kamil. Dia sudah diajak ke Wamena diangkat sebagai anak adat. Jadi dia akan menjadi wali murid anak Papua. Dia tidak asing lagi untuk mendidik anak Papua," ujar Lenis.

Lenis menambahkan, program tersebut tak hanya dilakukan di Kota Bandung. Tercatat, sekitar 1500 pelajar Papua akan mengenyam pendidikan di Pulau Jawa. Tak hanya mendapat pendidikan formal, para siswa Papua di Bandung juga bakal mendapat kurusus teknologi tepat guna.

"Harapannya, ilmu dan pengalaman yang didapat bisa diaplikasikan untuk membangun tanah kelahiran mereka. Saya juga minta agar anak Papua bisa mendapatkan kesempatan magang di perusahaan besar di Bandung," tuturnya.

Lenis mengaku telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kementrian dalam negeri untuk menyekolahkan anak-anak papua di Pulau Jawa hingga Sarjana. Setiap anak Papua yang lolos seleksi di wilayah masing-masing, lanjutnya, akan disekolahkan ke Pulau Jawa tanpa dipungut biaya alias gratis.

Selama ini, tambah Lenis, siswa Papua kerap disisihkan. Dia pun mengapresiasi kesediaan Wali Kota Bandung untuk menampung anak Papua agar mendapat pendidikan lebih tinggi di Bandung.

"Menyangkut biaya kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kementrian Dalam Negeri. Wali kota juga turun tangan untuk pembiayaan," tuturnya. [Kompas]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :