Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 30 October 2015

27 PNS Undurkan Diri Demi Pilkada Serentak 2015 di 11 Kabupaten

KOTA JAYAPURA - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua menyatakan, sebanyak 27 orang pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah provinsi mengundurkan diri secara resmi agar bisa ikut serta dalam ajang pilkada serentak pada 9 Desember 2015.

Kepala BKD Provinsi Papua Nicholaus Wenda, di Jayapura, Rabu, mengatakan, 27 PNS ini mengundurkan diri untuk mengikuti pilkada serentak di 11 kabupaten di wilayah Papua.

"Pengunduran diri PNS yang ikut pilkada serentak ini sudah disertai dengan Suratan Keputusan (SK)," katanya.

Menurut Wenda, dengan adanya SK pengunduran diri, maka 27 orang ini tidak bisa lagi kembali menjadi PNS jika tidak sukses dalam pilkada nanti.

"Hal itu sudah menjadi konsekuensi sesuai aturan yang berlaku, sesuai dengan UU Nomor 68 pasal 119 yang intinya pimpinan tinggi madya dan pejabat tinggi pratama maju mencalonkan diri menjadi gubernur dan wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, walikota atau walikota wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis," ujarnya.

Dia menjelaskan, pengunduran diri tersebut harus secara tertulis sejak PNS mendaftarkan diri sebagai calon, pasalnya PNS yang akan maju ke pilkada sesuai aturan harus mengundurkan diri atau berhenti menjadi PNS.

"Aturan pengunduran diri, juga sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 pasal 123 ayat 3 yang didalamnya tertuang jika PNS maju peserta pilada harus mengundurkan diri," katanya lagi.

Dia menambahkan, bagi PNS yang mengundurkan diri dan memenuhi persyaratan maka bisa pensiun dini dari jabatannya sekarang.

Seperti diketahui bersama, ke 27 PNS ini sedang mengikuti ajang pilkada serentak di 11 kabupaten diantaranya, Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen, Kabupaten Nabire, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Keerom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Asmat, Kabupaten Boven Digoel dan kabupaten Merauke. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :