-->

Mulai 1 Desember, PLN Pastikan Jayapura Tetap Terang

KOTA JAYAPURA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, Timbul Sipahutar mengaku belum lama ini pihaknya bertemu dengan pihak PT PLN Area Jayapura Wilayah Papua dan Papua Barat.

Dalam pertemuan itu, menurut Timbul, pihaknya bersama PT PLN Area Jayapura membahas terkait dengan permasalahan seringnya terjadi pemutusan aliran listrik atau pemadaman lampu di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.

“Dalam pertemuan itu, pihak PLN sudah memberikan jaminan bahwa mulai 1 Desember 2015 nanti, pasokan listrik untuk Kota Jayapura dan sekitarnya cukup. Sehingga tidak ada lagi pemadaman lampu. Jadi dengan begitu kan kami sudah bisa beri informasi,” katanya saat ditemui, Selasa (24/11).

Menurut Timbul, dengan pertemuan itu menunjukkan bahwa anggota DPRD Kota Jayapura benar-benar berperan sebagai wakil rakyat. "Yang kami lakukan ini semua untuk rakyat yang telah mengamanatkan kepercayaannya kepada kami sebagai anggota dewan," katanya.

Sebelumnya, Kepala PT PLN Area Jayapura Wilayah Papua dan Papua Barat, Merry Lauw mengaku, terjadinya pemadaman bergilir lantaran terkendala pada pemeliharaan unit mesin, serta gangguan pada transmisi 70 Kv untuk suplai listrik dari PLTA Genyem, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Diakui Merry, walaupun PLTA Genyem masih dalam tahap uji coba, namun PLN mengalami defisit 10 mega watt, sehingga terkendala pada suplai listrik. “Tapi diupayakan dalam minggu ini, PLTA jika gangguan sudah didapat atau ditemukan, sehingga bisa membantu daya atau beban yang sudah lebih di Kota Jayapura," ujarnya.

Menurut Merry, seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk membuat kebutuhan listrik setiap tahun meningkat. Tentu hal ini membuat PLN memperhatikan keandalan jaringan yang bervariasi, mulai dari pemasangan kabel yang tadinya PLN memakai kabel yang ukurannya 7 mili diganti dengan kabel yang 150 mili.

"Nah suatu proses dan pekerjaan yang berkesinambungan dan membutuhkan waktu karena PLN bekerja listrik harus padam. Nah ini yang menjadi kendala bagi kami. Tapi kami usahakan nantinya mengurangi terjadinya pemadaman,” kata Merry. [PapuaKita]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah