-->

Thomas Ondy Minta Calon Ketua KNPI Biak Numfor Harus Berpengalaman

BIAK (BIAK NUMFOR) - Bupati Thomas Ondy mengisyaratkan, figur calon ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia Biak Numfor, Papua, periode 2015-2018 punya pengalaman organisasi serta mau bekerja untuk membina potensi kepemudaan setempat.

"Musyawarah Daerah KNPI 2015 harus mampu menghasilkan sosok pemimpin yang mau bekerja serta tidak bergantung pada bantuan dana pemkab," ungkap Bupati Thomas Ondy seusai membuka kejuaraan basket KNPI di Biak, Jumat.

Ia mengatakan, KNPI sebagai wadah tempat berhimpunnya organisasi kepemudaan memerlukan calon pemimpin yang mau bekerja serta memiliki kepedulian terhadap program pembinaan generasi muda di Kabupaten Biak Numfor.

Diakui, selama KNPI dipimpin Ketua Simon Rumpaisum hingga 2015 telah banyak melahirkan program pembinaan kepemudaan, seperti cabang sepak bola, basket, wushu, seni budaya hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, yakni kader KNPI selalu tampil di tengah masyarakat.

Ia berharap, penganti ketua KNPI ke depan harus bisa menjalin koordinasi kerja dengan semua pemangku kepentingan kepemudaan, komandan satuan TNI/Polri serta dengan Pemkab Biak Numfor.

"Jika dalam musda KNPI tidak menghasilkan sosok ketua seperti figur yang saya harapkan maka kader KNPI harus memilih kembali Simon Rumpaisum sebagai ketua," ungkap Ondy.

Sementara itu, penangungjawab panitia Musda KNPI Simon Rumpaisum, mengatakan, hingga Jumat, sudah ada empat calon ketua yang mendaftar kepada panitia pemilihan ketua KNPI.

"Siapapun yang akan maju menjadi ketua harus mendapat dukungan mandat dari organisasi kepemudaan dan KNPI distrik," ungkapnya.

Data panitia, dari empat calon ketua KNPI periode 2015-2018 di antaranya Yohanes Brasto (FKKPI), Basri Resi (KNPI Biak), Jemmry Krobo mantan Sekretaris KNPI serta Hery Nap (politisi Partai Demokrat). [Antara]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah