Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 28 March 2016

Gilbert Lumoindong Ramaikan KKR Kabupaten Jayapura

SENTANI (JAYAPURA) – Perayaan Hari Raya Paskah di Kabupaten Jayapura diramaikan dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dengan mendatangankan Pdt. Gilbert Lumoindong di Sentani, Senin, 28 Maret 2016.

KKR ini mengawali semua rangkaian program kerja Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) di Kabupaten Jayapura pada 2016.

Ketua Panitia pelaksana KKR, Veby Lumapow, dalam jumpa pers mengatakan KKR dilakukan untuk membangun iman Kristen masyarakat di Kabupaten Jayapura.

“Kami telah membagikan 300 undangan ke semua Gereja dari semua denominasi yang ada di Kabupaten Jayapura. Sementara untuk persiapan panitia sendiri tinggal finishing saja,” ujar Veby di Sentani, Kamis (24/3/2016).

Veby mengaku, panitia telah bekerja semaksimal mungkin untuk mempublikasikan kebaktian kebangunan rohani ini melalui sejumlah media yang ada di Jayapura.

Di tempat yang sama, Stenly Tewal, Ketua K3 Kabupaten Jayapura mengimbau agar semua keluarga Kawanua untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan ini, tetapi juga bagi semua masyarakat yang telah mendapat informasi kegiatan tersebut bisa datang dalam KKR nantinya.

“Yang kita harapkan adalah keterlibatan keluarga Kawanua secara khusus, tetapi juga masyarakat Kabupaten Jayapura pada umumnya. Karena untuk mendatangkan seorang Gilbert Lumoindong ke sini tidak mudah, perlu dukungan doa dan kerja keras,” ujar Stenly yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Jayapura periode lalu.

Tewal menambahkan, tidak ada bayaran khusus yang disiapkan oleh panitia untuk mendatangkan Pdt. Gilbert Lumoindong ke Kabupaten Jayapura.

“Setelah kami koordinasi dengan tim di Jakarta tentang bayaran yang harus dikeluarkan oleh panitia, ternyata beliau tidak meminta bayaran, hanya panitia menyiapkan transportasi dan akomodasi selama di sini,” tuturnya. (jubi)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :