Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 6 February 2017

Kodam Kasuari Bahas Pilkada Serentak di Papua Barat


MANOKWARI - Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari menggelar rapat pimpinan membahas situasi terkini yang terjadi di wilayah Provinsi Papua Barat.

"Situasi global dan nasional pun turut kita bahas dalam rapat ini. Ini menindaklanjuti Rapim di Mabes TNI dan Mabes Angkatan Darat," kata Pangdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau di sela Rapim di Manokwari, Senin.

Dia mengutarakan, kegiatan yang paling menonjol di daerah tersebut yakni Pilkada serentak yang akan memilih gubernur dan wakil gubernur serta kepala daerah di satu kota tiga kabupaten.

Pada rapat yang digelar di Markas Kodam Jl Trikora Arfai, itu ia ingin menyampaikan kepada seluruh pimpinan, baik Korem, Batalyon, Kodim maupun Koramil agar bersiaga.

"Pilkada ini harus sukses, sehingga saya memberi penekanan kepada mereka untuk serius membantu pengamanan di wilayah masing-masing," kata dia.

Ia mengimbau seluruh pimpinan di jajaranya, berkoordinasi dengan penyelenggara Pilkada serta jajaran kepolisian setingkat. Pihaknya ingin, Pilkada berjalan lancar serta seluruh tahapan berlangsung sesuai rencana.

Wayangkau memastikan, seluruh personil dijajaran siap membantu pengamanan Pilkada Papua Barat. Seluruh prajurit baik di Markas Kodam, Korem, Batalyon, Kodim maupun Koramil disiagakan untuk membantu pengamanan di wilayah teritorial masing-masing.

Menurutnya, prajuritnya sudah tersebar seluruh wilayah Papua Barat. Ia pun telah melakukan penambahan kekuatan dari Batalion di beberapa titik yang dinilai rawan.

"Transportasi di beberapa daerah tersebut masih sulit. Karenanya kita tambah kekuatan lebih awal, sehingga saat keributan terjadi mereka sudah ada di lokasi untuk memantau dan melakukan langkah antisipasi," sebutnya lagi.

Dia menambahkan, situasi lain juga dibahas pada rapat tersebut. Seluruh Dandim menyampaikan situasi terkini di wilayah masing-masing, baik situasi sosial, ekonomi maupun politik.

"Kita pun mengevaluasi program yang dilakukan Korem 171/Sorong pada tahun 2016. Agar jangan sampai apa yang sudah dilakukan Korem kembali dilakukan Kodam pada tahun 2017," sebutnya lagi. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :