Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 25 March 2017

Penganiaya Brigpol Nikson Ap Serahkan Diri ke Polsek Sentani

NETAR (JAYAPURA) - Dua pelaku yang diduga menganiaya Brigpol Nikson AP, anggota Polres Jayapura pada Kamis (23/3) di Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura menyerahkan diri kepada polisi di Mapolsek Sentani Timur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Jumat mengatakan kedua pelaku RW dan BS menyerahkan diri setelah diantar oleh kedua orang tua masing-masing.

"Jadi, orang tua pelaku dari RW mendatangi Mapolsek Sentani Timur dan melaporkan bahwa salah satu pelaku sedang berada di rumah dan bersedia menyerahkan diri," kata Kamal.

Namun keluarga meminta jaminan keamanannya dan untuk proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait perbuatan yang dilakukan RW dan kawan-kawan, katanya.

Kronologis penganiayaan terhadap korban Brigpol Nikson pada Kamis (23/3) siang, di Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura saat menjalankan tugas.

Kemudian, saat Brigpol Nikson hendak kembali ke kantor, dipanggil oleh RW bersama tiga rekannya, BS, IS dan PW yang masih di kompleks kampung tersebut.

"Jadi, Brigpol Nikson berhenti, dikira mereka ingin minta tolong tapi malah mengaku sebagi anggota TNI dan lakukan penganiayaan. Beruntung, Brigpol Nikson bisa menghindar dan menyelamatkan diri, meski beberapa bagian tubuh kena aniaya," katanya.

Setelah berhasil menyelamatkan diri ke Mapolsek Sentani Timur, kata Kamal, Brigpol Nikson melaporkan penganiayaan tersebut ke piket jaga.

"Jajaran di lapangan saat itu langsung ke TKP dan berhasil mengamankan satu rekannya IS. Kemudian, pada Kamis petang RW dan BS diserahkan oleh kedua orang tuanya. Sementara PW masih dicari," katanya.

Terkait kasus ini, kata Kamal, polisi akan bekerja secara profesional dan mengedepankan penegakkan hukum kepada para pelaku atau pelanggar hukum. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :