Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 13 April 2017

Bank Papua Himpun Rp12,7 Miliar Pemegang Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel

 
KOTA JAYAPURA - Manajemen Bank Papua mengklaim telah menghimpun dana sebesar Rp12,7 miliar dari sebanyak 32,7 ribu orang pemegang tabungan simpanan pelajar (simpel) di Provinsi Papua.

"Sedangkan di Papua Barat baru mencapai Rp4,8 miliar dengan jumlah pemegang tabungan simpel 16,2 ribu orang," kata Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank Papua Jefri SP Siing, di Jayapura, Selasa.

Ia mengatakan simpanan pelajar Bank Papua khusus untuk cabang di luar Papua seperti Cabang Manado, Jakarta, Makasar, dan Surabaya baru menghimpun dana sebesar Rp178 juta dari 700 peserta tabungan simpel.

Bank Papua selaku bank daerah mengapresiasi adanya tabungan simpel selaku program nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk melakukan inklusi keuangan kepada anak pelajar.

"Melalui program simpel ini nasabah yang ada di perbankan bisa mengajar anak-anaknya untuk menabung sejak dini, bukan hanya itu saja manfaat positif lainnya yang akan didapatkan seperti belajar mengelola keuangan dengan bijak," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasaran Bank Papua Wastu Anggoro Wijonarko menuturkan dalam mengimplementasikan program simpel, manajemen Bank Papua bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

"Jadi seluruh sekolah yang ada di kabupaten/kota sudah menjadi peserta di Bank Papua melalui kepala sekolah masing-masing, mulai dari tingkat pendidikan usia dini (PAUD) hingga tingkat SLTA," ujarnya.

Dia menambahkan, program Simpel ini akan terus ditingkatkan agar membangkitkan suatu budaya menabung sehingga ke depannya generasi muda terutama pelajar mampu mengelola keuangan mereka.

"Untuk kendala, tidak begitu signifikan apalagi pihaknya sudah bekerja sama dengan dinas teknis pemda," ujarnya. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :