Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 19 April 2017

Boy Rafli Amar Gantikan Paulus Waterpauw Menjabat Kapolda Papua

Boy Rafli Amar Gantikan Paulus Waterpauw Menjabat Kapolda Papua
KOTA JAYAPURA - Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang menjabat Kapolda Papua sejak 31 Juli 2015, dimutasi ke jabatan baru sebagai Wakil Kepala (Waka) Badan Intel Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Selasa, mengatakan mutasi jabatan Kapolda Papua itu sesuai telegram Kapolri Nomor: ST/1034/IV/2017 tanggal 18 April 2017.

"Iya terjadi mutasi di lingkungan Polri baik Perwira Tinggi dan Perwira Menengah," kata Kamal ketika dikonfirmasi Antara di Jayapura.

Ia mengatakan jabatan Kapolda Papua yang ditinggalkan Irjen Waterpauw akan diisi oleh Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MH yang sebelumnya menjabat Kadiv Humas Polri.

"Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menjabat sebagai Kapolda Papua sejak 31 Juli 2015 atau 1 tahun 9 bulan, sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Papua Barat, Wakapolda Papua, Direktur Reskrimum Polda Papua, Kapolres Jayapura Kota dan Kapolres Mimika," katanya.

Dalam kurun waktu 1 tahun 9 bulan, kata Kamal, telah banyak dilakukan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw dalam menindaklanjuti kebijakan Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal M Tito Karnavian dengan program promoter.

"Seperti halnya program polisi 'Pi Ajar Sekolah' dan rekrutmen 70 persen putra/putri asli Papua dan 30 persen pendatang serta masih banyak program-program lainnya," katanya.

Irjen Pol Paulus Waterpauw yang merupakan Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1987, memperistri Roma Pasaribu.

Sedangkan Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MH yang tidak asing lagi bagi masyarakat Papua karena pernah menduduki beberapa tempat atau jabatan di Polda Papua.

"Seperti pernah menjabat sebagai Waka Polres Sorong, Kasat pada Direktorat Reserse Polda Papua dan Spripim Polda Papua. Dan sebelum menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri, pernah menjabat Kapolda Banten," katanya.

Kamal menambahkan mutasi ini merupakan hal yang biasa di institusi korps berseragam cokelat.

"Mutasi di lingkungan Polri itu sebagai bentuk penyegaran dan promosi," katanya.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, mutasi Irjen Pol Boy Rafli Amar merupakan pembinaan karir menggantikan Paulus Waterpau yang ditunjuk menjadi Wakabaintelkam.

Sementara jabatan lama Boy sebagai Kadivhumas Polri akan digantikan oleh Irjen Pol Setyo Wasisto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakabaintelkam.

Dalam TR tersebut, tercatat ada mutasi sejumlah kapolda, diantaranya Brigjen Pol Yazid Fanani yang sebelumnya menjabat Kapolda Jambi, dimutasi untuk ditugaskan di Badan Intelijen Negara (BIN). Adapun jabatan yang ditinggalkan Yazid akan diisi oleh Brigjen Pol Priyo Widyanto yang sebelumnya Kepala Biro Binkar SSDM Polri.

Selanjutnya Irjen Pol Musyafak yang sebelumnya Kapolda Kalbar ditunjuk menjadi Wakalemdiklat menggantikan Irjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana yang ditugaskan di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Brigjen Pol Erwin Triwanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalsel ditunjuk menjadi Kapolda Kalbar. Sementara posisi yang ditinggalkan Erwin, diisi oleh Brigjen Pol Rachmat Mulyana.

Mutasi 127 perwira tinggi dan perwira menengah Polri ini tertuang dalam surat telegram kapolri dengan nomor ST/1034/IV/2017 tertanggal 18 Maret 2017.

Surat tersebut ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Arief Sulistyanto yang dalam hal ini mewakili Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :