Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 14 April 2017

Charles Gomar Klarifikasi Masalah Verifikasi Stadion Marora Serui

Charles Gomar Klarifikasi Masalah Verifikasi Stadion Marora Serui

KOTA JAYAPURA - Terkait masalah verifikasi Stadion Marora Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua. Ketua Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Perseru Serui, Charles Gomar menyatakan dirinya tidak mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan PSSI.

"Saya tidak pernah keluarkan pernyataan seperti itu. Kami sangat menghargai PSSI yang telah memberikan tugas kepada Saudara Barry untuk melakukan verifikasi lapangan dan secara teknik tidak ada yang persoalkan kelayakan stadion Marora. Sebab Serui adalah bagian dari negara ini dan PSSI akan bijaksana dalam mengambil keputusan menyangkut stadion Marora," ujar Charles pada Jumat (14/4).

Selanjutnya ia mengatakan sarana transportasi yang menjadi kendala dari verifikasi tersebut.

"Hanya saja 'keamanan transportasi' yang menjadi alasan beberapa klub untuk tidak ingin bertanding ke Serui. Kami akui pada kompetisi musim lalu ada kendala transportasi udara, yang mana hanya ada penerbangan Susi Air dengan menggunakan pesawat jenis Caravan yang hanya memuat 9-12 penumpang," ujarnya.

Menurut dia, hal ini yang menjadi penyebab setiap tim harus menggunakan dua kali penerbangan dari Biak ke Serui.

"Sudah kami klarifikasi bahwa saat ini sudah ada pesawat jenis ATR berpenumpang 45 org yg melayani rute Jayapura-Serui dan Biak (pulang pergi) yang di kelola oleh maskapai Trigana," ujar dia.

Dikatakan dengan solusi ini, hal yang sebelumnya menjadi kendala, saat ini sudah teratasi. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak menggunakan Marora sebagai kandang dari Perseru Serui.

Charles mengatakan, manajemen Perseru juga sudah melayangkan surat ke PSSI perihal jaminan kepada semua tim untuk dapat terlayani dengan baik terutama menyangkut transportasi udara ke Serui.

"Itu yang kami sampaikan, selain juga bahwa Sepak Bola merupakan cabang olah raga yang paling populer di Papua dan berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa di Papua, khususnya di Serui," ujar dia.

Ia menandaskan dengan menggunakan Stadion Marora, Perseru Serui siap hadapi kompetisi Liga 1 Gojek Traveloka, terutama dengan dukungan dari masyarakat Papua dan Kabupaten Kepulauan Yapen pada khususnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen untuk tetap memberikan dukungan kpd Perseru Serui," tandasnya. (papuanesia)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :