Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 21 April 2017

Ini Materi Pembahasan Freeport antara Joko Widodo dan Mike Pence

Ini Materi Pembahasan Freeport antara Joko Widodo dan Mike Pence
JAKARTA - Presiden Joko Widodo sempat membahas mengenai investasi PT Freeport Indonesia (PTFI) saat menerima Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/4). Hal ini diakui oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

"Tadi Presiden bicara sama Pence bagus tadi. Pence sangat puas dengan penjelasan Presiden. 'Masa rakyat kita minta saham lebih banyak enggak boleh?'" kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/4).

Namun, menurut Luhut, polemik perusahaan yang berpusat di Amerika Serikat itu hanya dibahas secara sepintas oleh Jokowi dan Pence. Sisanya, kedua pimpinan negara lebih banyak bicara mengenai masalah kerja sama bilateral ekonomi Indonesia dan Amerika.

Kedatangan Pence ke Indonesia bertepatan dengan nasib negosiasi kesepakatan investasi Freeport dengan pemerintah. Pemerintah dan Freeport fokus membahas skema pajak dan divestasi.

Menurut dia, perundingan masalah skema pajak dan divestasi antara pemerintah dan perusahaan tambang raksasa asal AS itu sudah hampir selesai. Ia berharap masalah teknis dalam perundingan bisa selesai minggu depan.

"Kalau bisa lebih cepat lebih bagus. Kan lebih cepat lebih baik," kata Luhut.

Ia mengklaim dalam perundingan skemanya tetap pada keinginan pemerintah, yakni 51 persen saham pemegang kontrak karya (KK) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) harus dimiliki oleh pemerintah.

"Masa rakyat kita minta saham lebih banyak enggak boleh?" ucap dia.

Perubahan penuh status kontrak karya (KK) PTFI ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) saat ini masih dalam tahap dirembuk bersama. Dalam IUPK, perusahaan tambang memiliki kewajiban membangun smelter dan divestasi saham hingga 51 persen. Sementara jika dalam waktu enam bulan ke depan belum ada progres pembangunan smelter, maka izin ekspor konsentrat Freeport dipastikan akan dicabut.

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence  tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (19/4) malam pukul 23.30 WIB didampingi istrinya Karen Pence dan dua putrinya menggunakan pesawat kepresidenan United States of America bernomor 80002. Kedatangan Mike Pence yang disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan ini pada dasarnya berkaitan dengan kerja sama bilateral ekonomi Indonesia dan Amerika. (kompas.com/metrotvnews)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :