Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 13 April 2017

Paulus Waterpauw Pimpin Aksi Tanam Pohon di Mako Brimob Koya Koso

Paulus Waterpauw Pimpin Aksi Tanam Pohon di Mako Brimob Koya Koso

KOTA JAYAPURA - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memimpin aksi penanaman pohon di Mako Detasemen A Pelopor Satuan Brimob Polda Papua yang berlokasi di Koya Koso, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Selasa.

Penanaman sebanyak 1.050 pohon yang terdiri dari matoa, mahoni dan merbau itu, melibatkan anggota pramuka Saka Bhayangkara Polres Jayapura Kota.

Markas Komando (Mako) Detasemen A Brimob Polda Papua berada pada lahan seluas 130 hektare dan di dalamnya sudah dibangun asrama untuk anggota polisi

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw pada kesempatan itu mengatakan pihaknya sengaja memilih ketiga jenis tanaman itu agar hasilnya nanti dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya anggota yang tinggal di kawasan Mako Brimob itu.

Tanaman tersebut merupakan bantuan dari Dinas Kehutanan Provinsi Papua.

Ia pun berharap anggota polisi beserta keluarganya menjaga dan merawat tanaman tersebut hingga tumbuh subur.

Sementara itu Ningsih Astuti selaku petugas Balai Pembenihan Tanaman Hutan Provinsi Papua mengatakan dengan ditanamnya ketiga jenis anakan pohon itu diharapkan dapat mengembalikan fungsi hutan sebagai daerah resapan air mengingat banyak terjadi penebangan sepihak belakangan ini.

"Ketiga jenis tanaman itu diharapkan menambah fungsi resapan air sehingga mencegah banjir dan dampak lainnya," kata Astuti. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :