Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Monday, 10 April 2017

Perseru Serui Tidak Pindah dari Stadion Marora Serui

SERUI (YAPEN) - Manajemen Perseru Serui tampaknya tidak mau pindah kandang dari Stadion Marora di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua jelang Liga 1 Gojek Traveloka bergulir.

Sebelumnya, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyarankan agar tim berjuluk Cenderawasih Jingga itu bisa bermarkas di Pulau Jawa. Hal itu dikarenakan Stadion Marora tidak lolos verifikasi untuk menggelar pertandingan.

PSSI menilai akses transportasi untuk tim tamu bisa menjadi kendala bila berlaga di Serui. Meskipun saat ini sudah ada pesawat yang bisa mengangkut 49 orang dengan rute Biak-Serui-Jayapura.

Sebelum itu, pesawat dengan rute Biak-Serui-Jayapura hanya mampu mengangkut 14 orang. Federasi sepak bola Indonesia itu juga mengancam jika Perseru tidak pindah kandang, maka tim Oranye itu bisa terdepak dari Liga 1.

Menurut Asisten Manajer Perseru, Hariadi Winarno, alasan yang dilontarkan pihak PSSI masih belum kuat. Hal itu yang membuat Hariadi terus memperbaiki kenyamanan di stadion yang dikenal angker bagi tim tamu.

"Kami masih ingin berjuang untuk tetap bisa memakai Stadion Marora. Kami terus berusaha memperbaiki diri dengan menyiapkan fasilitas standar klub profesional di Liga 1," ucap Hariadi.

Sampai saat ini belum diketahui stadion mana yang akan menjadi kandang Perseru di Liga 1. Sementara kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu akan digelar pada 15 April 2017. 

Selama ini Stadion Marora dianggap misterius. Pasalnya, Perseru tak pernah dikalahkan klub besar lainnya di stadion ini. Mitra Kukar, PSM Makassar, hingga Persija Jakarta tak mampu meraih poin penuh di Stadion Marora meski Perseru tak diperkuat nama-nama tenar, dibanding para tamunya yang sudah datang.

Banyak yang beralasan perjalanan panjang tim tamu jadi faktor kekalahan mereka di markas Perseru. Sebab dari Jakarta, perjalanan bahkan mencapai 6-7 jam. (tribunnews)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :