Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Sunday, 9 April 2017

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Thomas Talubun

 
TIMIKA (MIMIKA) - Setelah memeriksa lima orang saksi terkait kasus pembunuhan Thomas Talubun, seorang guru yang terjadi di area Irigasi, Jalan Hasanuddin pada Rabu 5 April lalu, Polres Mimika klaim telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan. Hal ini disampaikan Kapolres Mimika, AKBP Victor Dean Mackbon kepada wartawan, Jumat (7/4).

“Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, kami sudah kantongi identitas pelaku. Yang pasti nanti ada yang diamankan baru kita rilis," ungkap Kapolres saat ditemui wartawan dibilangan Jalan Budi Utomo.

Setelah kepolisian mengantongi identitas pelaku, Kapolres meminta agar warga masyarakat di Kota Timika dan sekitarnya tetap menahan diri dan tidak terpengaruh atas isu maupun informasi tidak benar yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan tidak menginginkan adanya kedamaian di Kabupaten Mimika.

“Percayakan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kasus ini merupakan murni tindakan kriminal, sehingga segala sesuatunya harus melalui jalur hukum,” ujar Kapolres.

Sebelumnya almarhum Thomas Talubun (36) ditemukan tewas mengenaskan dekat rumahnya di area Irigasi, Jalan Hasanuddin pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIT. Korban yang merupakan seorang guru SD di Ilaga, Kabupaten Puncak itu ditemukan tewas dengan luka sabetan benda tajam disekujur tubuh. Dampak dari kasus pembunuhan ini sempat membuat situasi kamtibmas di Kota Timika menjadi terganggu, beruntung pihak keluarga dan masyarakat korban bisa menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk ditangani pihak kepolisian sesuai aturan hukum yang berlaku. (salampapua.com)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :