Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 5 April 2017

Puluhan Pelajar di Nimbokrang Positif Gunakan Ganja

 
KOTA JAYAPURA - Sebanyak 97 pelajar di Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua dinyatakan positif mengonsumsi ganja, kata seorang pejabat Polda Papua.

Para pelajar yang ditemukan positif mengkonsumsi ganja berawal saat dilakukan tes urine setelah warga menemukan mereka sedang pesta ganja yang dilinting di dalam rokok, kata Direktur Narkoba Polda Papua Kombes IGK Komang di Jayapura, Selasa.

Setelah dilidik, polisi menemukan bahwa puluhan pelajar mulai tingkat SD hingga SMA positif mengkonsumsi ganja.

"Awalnya diamankan 103 orang dan dari jumlah tersebut tercatat 97 diantaranya pelajar," katanya.

Ia mengatakan dengan adanya temuan tersebut kemudian dilakukan pembinaan bahkan ada yang dikenakan wajib lapor.

Dari jumlah itu, 18 orang diantaranya masih mengkonsumsi ganja sehingga diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura, kata Komang.

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan terungkap para pelajar itu ada yang mengkonsumsi ganja sejak 2015, namun ada yang baru coba-coba yakni awal 2017.

Ganja dibeli Rp50 ribu per paket dari para pengedar yang ada di Nimbokrang dan Sentani.

Polisi saat ini terus mendalami kasus tersebut guna menangkap para pengedar, kata Komang. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :