Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 28 April 2017

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Manokwari Siap Tingkatkan Upsus Pajale dan Siwab

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Manokwari Siap Tingkatkan Upsus Pajalele dan Siwab
MANOKWARI - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Manokwari, Papua Barat siap mengawal upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai (Upsus Pajale) dan sapi induk wajib bunting (Siwab) di daerah ini.

Ketua STTP Manokwari Maya Purwanti, di Manokwari, Rabu, mengatakan pihaknya menyiapkan 109 mahasiswa untuk mengawal dua program tersebut.

"Kemarin (Selasa, 25/4) kami sudah menggelar upacara pelepasan 109 mahasiswa tersebut untuk melaksanakan praktik kerja lapangan sekaligus untuk mendukung Upsus Pajale dan Siwab 2017," kata Maya pula.

Dia mengutarakan, ratusan mahasiswa tersebut akan disebar ke tiga Kabupaten, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, dan Teluk Wondama. Selama tiga bulan mereka akan mendampingi petani dan peternak pada tiga daerah tersebut.

"Mereka akan melakukan pendampingani di Distrik Masni, Sidey, Prafi, Kabupaten Manokwari, Distrik Oransbari dan Ransiki, Manokwari Selatan serta beberapa distrik di Teluk Wondama.

Selama di lapangan, lanjut Maya, para mahasiswa akan memonitor setiap perkembangan kondisi pertanian maupun peternakan. Pada pertanian fokus pada budi daya tanaman pangan padi.

"Kami akan memantau terus seberapa banyak penambahan luasan lahan pertanian padi, termasuk masa panen dan kendala yang dihadapi para petani. Sedangkan untuk Program Siwab kami akan mendata induk sapi yang siap diberi insiminasi buatan," katanya lagi.

Maya berharap para mahasiswa penyuluh pertanian dan peternakan ini mampu menjelaskan teknologi pertanian dengan baik kepada warga setempat. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :