Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 4 December 2018

Penuntasan Pengerjaan Jalan Jayapura - Wamena Capai 95 Persen

loading...

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Papua memastikan pekerjaan pembangunan jalan Trans Papua dari Kota Jayapura ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah mencapai 95 persen.

Menurut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Papua, Osman H. Marbun, sisa pekerjaan tinggal 154 kilometer yang masih dalam tahap pengerjaan. “Kita sedang berupaya menyelesaikan sebab antusiasme warga yang melewati jalan tersebut ternyata sangat tinggi. Hal demikian pun ikut menghambat proses penyelesaian pekerjaan.

“Sebab setiap hari pada jalan tersebut kan selalu ada kendaraan yang melewati,” terang Osman Marbun disela-sela upacara Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) di Jayapura, Senin (3/12).

Dia katakan, dengan terbukanya jalan Jayapura – Wamena, sejumlah harga barang di Wamena dan Yalimo kini dipastikan telah turun. Dimana dari informasi dari masyarakat, selisihnya pun mencapai hingga Rp5.000. “Sebab sebelumnya kan barang itu dikirim lewat pesawat. Tentu kalau melawati jalan darat maka biaya angkutan jauh lebih murah,” kata dia.

Diketahui, jalan trans Papua Jayapura-Wamena melewati delapan kabupaten, di wilayah Pengunungan Papua yakni Yalimo, Jayawijaya, Tolikara, Puncak Jaya, Puncak (Sinak-Ilaga), Lanny Jaya, Memberamo tengah dan Nduga sampai Mbua.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Terutama pembangunan jalan di luar Pulau Jawa demi mendorong pemerataan ekonomi.

Salah satunya di Provinsi Papua dan Papua Barat. Pembangunan jalan di Papua terbagi tiga kategori yaitu jalan nasional, jalan Trans Papua dan jalan paralel perbatasan Papua.

Dari ketiga kategori jalan tersebut, pembangunan jalan Trans Papua menjadi prioritas selama periode 2015-2019. Total panjang jalan Trans Papua 4.330 km sendiri ditargetkan tembus seluruhnya sampai akhir 2019. (DiskominfoPapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...