Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Saturday, 21 November 2020

Aparat Amankan 4 Orang Terkait Ganja di Komplek RSUD Dok II Jayapura

loading...
Aparat Amankan 4 Orang Terkait Ganja di Komplek RSUD Dok II Jayapura


JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Tim II Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Ops Pekat Matoa 2020 dan anggota Opsnal Direktorat Narkoba Polda Papua berhasil mengamankan beberapa orang yang melakukan transaksi narkotika jenis ganja di Kompleks RSUD Dok II Jayapura, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Sabtu (21/11/2020).

Penangkapan ini berawal saat tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa di sekitar RSUD dok II sering terjadi transaksi narkotika. Mendapatkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan di area RSUD dok 2 dan berhasil mengamankan empat pelaku.

Para pelaku dengan inisial ZJT, FY, SP dan LA beserta barang bukti diamankan ke Direktorat Resnarkoba guna proses hukum lebih lanjut.

Barang bukti yang ditemukan diantaranya ganja sebanyak 6 plastik bening besar, 10 plastik bening ukuran kecil, 1 kantong plastik warna hitam yang dibungkus oleh plastik long rice, 1 bungkus plastik sedang daun ganja kering serta 6 botol bir bintang dan 1 unit sepeda motor Yamaha Bisson warna hitam DS 4348 RM.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan saat ini personel masih melakukan penyelidikan terkait dari mana asal narkotika jenis ganja tersebut didapatkan.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 111 Ayat (1) Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika: Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah.(Humaspoldapapua)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...