-->

Peduli Pendidikan, Prajurit TNI Yonif 403/WP Menjadi Guru Penggerak di Perbatasan RI-PNG

Peduli Pendidikan, Prajurit TNI Yonif 403/WP Menjadi Guru Penggerak di Perbatasan RI-PNG.

KEEROM, LELEMUKU.COM -  Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista turut serta membantu sebagai tenaga penggerak pengajar di Sekolah Dasar Negeri 1 Senggi, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.

Salah satu tujuan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagaimana yang tertuang di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, oleh karena itu kesadaran dan kepedulian akan pentingnya meningkatkan kualitas dunia pendidikan menjadi kewajiban bagi setiap orang.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Jumat (2/4/2021).

Ade menjelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu Hak Asasi Manusia (HAM) yang seharusnya dapat dinikmati oleh setiap Warga Negara Indonesia, tanpa kecuali. 

Peduli Pendidikan, Prajurit TNI Yonif 403/WP Menjadi Guru Penggerak di Perbatasan RI-PNG.

Atas pandangan dan keinginan yang sama untuk mencapai tujuan tersebut, personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista dari Pos Kotis Serda Aldi dan beberapa personel lainnya turut membantu menghidupkan bahkan menggerakan kembali nilai-nilai juang tenaga pendidik, sebagai tenaga pengajar di SD Negeri 1 Senggi. 

"Tujuannya adalah turut serta dalam mencerdaskan anak-anak generasi bangsa, disamping itu juga sebagai salah satu upaya membantu kekurangan tenaga pengajar atau guru yang masih menjadi kendala bagi sekolah-sekolah yang berada di perbatasan RI-PNG," ujarnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa Prajurit Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista sudah dibekali keterampilan sebagai tenaga pendidik yaitu sebagai pengajar, sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan dalam proses mengajar anak-anak sekolah khususnya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri 1 Senggi.

"Semoga kehadiran Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista dapat dirasakan manfaatnya oleh warga perbatasan, khususnya Kabupaten Keerom," imbuh Dansatgas.

Peduli Pendidikan, Prajurit TNI Yonif 403/WP Menjadi Guru Penggerak di Perbatasan RI-PNG.

Di tempat terpisah, Danpos Kotis Kapten Inf Restu Sujoko menyampaikan bahwa Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Kotis selain tugas pokoknya menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan, juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di sekelilingnya, salah satunya yaitu manfaat di bidang pendidikan. 

“Kami Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Kotis yang berada di Distrik Senggi Kabupaten Keerom selain tugas pokok kami menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan, kami juga berusaha memberikan manfaat kepada masyarakat salah satunya dibidang pendidikan,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri 1, Johan, S.Pd (52 th) menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista yang dengan suka rela membantu mengajar di sekolahan yang dipimpinnya.

“Kami dari pihak sekolah merasa bangga dan senang juga, karena ada dari pihak aparat TNI Kotis 403 yang sudah datang bersama di Sekolah kami,” tuturnya.(PensatgasYonif403)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah