Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 26 August 2015

Polres Keerom Gelar Simulasi Operasi Mantap Praja Matoa 2015

ARSO (KEEROM) - Dalam rangka meningkatkan kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Keerom di 9 Desember Tahun 2015, Jajaran Polres Keerom menggelar latihan simulasi Operasi Mantap Praja Matoa 2015 dalam rangka pengamanan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Keerom, di Halaman Mapolres Keerom, Arso Swakarsa, Jumat (21/8).

Dalam latihan simulasi yang disaksikan oleh Kapolres Keerom, AKBP. Marison Tober Hamonangan Sirait, S.IK, MA., dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops. Polres Keerom, Kompol. Abbas. dimulai dari tahapan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Keerom, kampanye, penertiban alat peraga kampanye di masa tenang, pencoblosan dan rekapitulasi oleh KPU Keerom.

Dari simulasi terlihat waktu kerawanan yang mungkin terjadi dimasa pencoblosan dan rekapitulasi hingga timbul unjuk rasa yang anarkis di Kantor KPU.

Untuk pengamanan unjuk rasa ini dimulai dari turunnya negosiator yang mengedepankan Polwan, kemudian pasukan pengaman menggunakan police line, dengan meningkatnya tensi pengunjuk rasa hingga bersifat anarkis, akhirnya pasukan pengaman dan pengendali massa dari Polres Keerom dibantu satu kompi Dalmas dari Polres terdekat yaitu Polres Kota Jayapura berhasil memukul mundur pengunjukrasa.

“Jadi tujuan dari simulasi ini adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan kita dalam melakukan pengamanan Pemilukada termasuk di masa-masa krusialnya,” ujarnya dalam sambutan dan apel usai kegiatan simulasi.

Dalam simulasi terlihat skala rawan yang ditunjukkan massa, yang secara prosedur tetap ada kategori untuk situasi tersebut mulai dari hijau, kuning hingga merah. Namun ini hanya simulasi, karena kita semuanya berharap dan berusaha bersama-sama masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas selama kegiatan Pemilukada Keerom 2015 ini.

Sementara itu Kabag Ops. Polres Keerom, Kompol Abbas, mengatakan, dalam kegiatan latihan dan simulasi pengamanan  pemilihana kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Keerom Tahun 2015, melibatkan 300 personil dalam Simulasi.

“Sesuai perintah, kita kerahkan 300 personil. Selain itu juga kita libatkan Panwaslu dan Satpol PP dalam simulasi ini,”katanya. [BintangPapua]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :