Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Friday, 3 February 2017

BKKBN Papua Gelar Diklat Teknis Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana

KOTA JAYAPURA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua menggelar diklat teknis untuk melatih dan meningkatkan kapasitas 37 tenaga penyuluh Keluarga Berencana dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana.

"Kami melakukan pelatihan/diklat teknis yang berorentasi pada persiapan tenaga penyuluh lapangan. Penyuluh ini namanya Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Jadi ada dua jabatan yang dipegang oleh teman-teman ini sebagai tenaga penyuluh," kata Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar di Jayapura, Jumat.

Menurut dia, PKB itu bisa saja struktural dan bisa juga fungsional karena kini program Keluarga Berencana lebih berorientasi pada penguatan kapasitas keluarga.

"Bukannya kita kejar-kejar orang supaya ikut KB, tidak. Tetapi sekarang bagaimana kita bisa lakukan orientasi program ini sehingga bisa menjadi promotif atau suatu pendekatan promotif yang kita lakukan lebih kepada keluarga," katanya.

Dia mengatakan, pelatihan bagi tenaga PKB dan PLKB itu sudah berlangsung selama kurang lebih lima hari di salah satu hotel ternama di Jayapura dan diikuti oleh 37 peserta tenaga PKB dan PLKB.

Tiga puluh tujuh tenaga PKB dan PLKB ini didatangkan dari delapan kabupaten di Provinsi Papua, yakni Merauke, Biak Numfor, Jayapura, Timika, Kepulauan Yapen, Keerom, Nabire dan Kota Jayapura "Setelah tenaga PKB dan PLKB ini dilatih. Mereka 'kan di kembalikan ke kabupatennya masing-masing untuk membantu tenaga kesehatan melakukan penyuluhan di posyandu," ujarnya.

Sebenarnya jumlah PKB dan PLKB di Provinsi Papua sebanyak 57 orang, namun baru 37 yang mengikuti pelatihan di kelas pertama. Sisanya akan dilatih di kelas kedua. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :