Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 30 March 2017

Warga Distrik Mimika Barat Terima Bantuan Genset Listrik

TIMIKA (MIMIKA) -  Warga distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, mulai menikmati listrik untuk kepentingan rumah tangga dari pengadaan generator set (genset) di masing-masing kampung menggunakan dana desa tahun anggaran 2016.

"Masing-masing kampung sudah miliki genset yang dapat mengalirkan listrik ke semua rumah warga yang diadakan dari dana desa untuk tujuh kampung di distrik Mimika Barat yaitu kampung Atapo, Migiwia, Kiyura, Kokonao, Apuri dan Aparuka," kata Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy di Timika, Rabu.

Selain itu, pemerintah kampung juga mengelola anggaran yang dikucurkan ke masing-masing kampung di wilayah itu untuk pengadaan perahu dan mesin tempel serta pembangunan dermaga dan tempat tambatan perahu.

"Rata-rata di setiap kampung sudah menggunakan dana desa dengan baik, itu yang saya lihat setiap kali melakukan monitoring ke kampung," ujarnya.

Adapun bidang lain seperti pemberdayaan masyarakat menurut Christian juga telah dilakukan misalnya dengan pembinaan ibu-ibu di sanggar yang dibangun hampir di semua kampung.

Kendati penggunaan dana desa dirasa sudah maksimal, Christian mengaku masih mendapati sekelompok masyarakat yang beranggapan dana yang dikucurkan itu untuk dibagi-bagi kepada masyarakat.

"Saya masih temui hal itu dan melalui kesempatan sosialisasi saya jelaskan bahwa dana itu digunakan untuk pembangunan kampung dan tidak untuk dibagi-bagi kepada masyarakat," ujarnya.

Pencairan dana desa atau alokasi dana desa dan dana stimulan untuk masing-masing kampung khususnya di distrik Mimika Barat kini tidak lagi dilakukan melalui Bank yang ada di pusat kabupaten melainkan dicairkan langsung di kantor cabang bank yang ada di pusat distrik.

Hal tersebut telah diwajibkan oleh kepala distrik menyusul terjadi peristiwa pencuarian uang dana desa oleh oknum tidak dikenal yang menimpa salah satu aparat kampung di distrik lain.

"Pada saat pencairan itu harus ada masyarakat, saya sebagai kepala distrik dan kapolsek sehingga pencairan uang menjadi transparan dan untungya kita adalah pencairan itu dilakukan di bank yang ada di pusat distrik," tuturnya. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :