Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 25 January 2018

Benhur Tomi Mano Canangkan Gerakan Tanam Padi di Koya Barat

Benhur Tomi Mano Canangkan Gerakan Tanam Padi di Koya BaratKOYA BARAT, PAPUA.US - Menjadikan kota Jayapura sebagai kawasan lumbung padi untuk provinsi Papua, Wali Kota  Benhur Tommi Mano mencanangkan gerakan tanam padi, di koya barat distrik muara tami, selasa 23 januari 2018.

Gerakan tanam padi yang digelar, merupakan wujud dukungan Pemerintah Kota Jayapura, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian, kepada petani padi guna menjadikan kota Jayapura menjadi lumbung beras untuk provinsi papua. Hal itu terbukti dengan hasil panen petani koya barat yang mencapai 16 ribu ton pada tahun 2017.

Untuk peningkatan produksi beras berkualitas dengan luas lahan 550 hektar, pemerintah meningkatkan Intensitas Pertanaman (IP) 200 menjadi (IP) 300, selain itu pemerintah akan membatasi beras impor yang masuk ke kota jayapura.

Menurut Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan pemasaran produk beras di Kota Jayapura, diharapkan mampu bersaing dan menjadi brand lokal yang mendominasi di Kota Jayapura, untuk itu perlu pembatasan masuknya produk luar guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan produk unggulan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Hasil panen para petani di Koya Barat dan Koya Timur sudah luar biasa, tinggal pemasarannya saja menjadi tugas pemerintah, saya akan koordinasi dengan Dolog untuk membatasi impor beras guna mengangkat produk lokal,"jelas Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM usai mencanangkan Full Mekanisasi Pertanian Menuju Intensitas Pertanaman 300 Padi di Kota Jayapura, di Koya Barat.

Ia menginginkan dengan fasilitas pertanian yang sudah modern, kini para petani mampu bekerja memangkas waktu tanam dan menikmati panen yang diharapkan tiga kali setahun yang didukung dengan bibit unggul bisa menjadikan kota Jayapura menjadi salah satu lumbung beras di Papua. (HumasKotaJayapura)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :