-->

Johny Kamuru Ungkap 4 dari 51 Pasien Covid-19 Masih di Karantina di Sorong

 Johny Kamuru Ungkap 4 dari 51 Pasien Covid-19 Masih di Karantina di SorongAIMAS, LELEMUKU.COM -  Pemkab Sorong melalui Tim Satgas Covid-19 bisa mulai bernapas lega. Karena dari angka komulatif 51 pasien terkonfirmasi Covid-19 ada sekitar 43 orang telah dinyatakan sembuh sebelumnya.

Dan yang terakhir, Kamis (2/7/2020), Bupati Johny Kamuru kembali  melepas lagi  empat  pasien hasil swab test dua kali berturut-turut, dengan hasil negatif untuk dikembalikan kepada pihak keluarga.

Ini pertanda kinerja dari Tim Satgas, yang terus bersinergi bersama  unsur Polri dan TNI di daerah ini cukup membuahkan hasil yang sangat signifikan.

Sehingga Bupati Sorong Johny Kamuru terus memberikan apresiasi atas kesuksesan yang diraih ini menuju Kabupaten Sorong menjadi daerah zona hijau.

Dengan kesuksesan yang kita raih ini, ujar Bupati Kamuru agar bisa dipertahankan. “Jangan abaikan protolol kesehatan, karena al ini penting untuk kita jaga secara bersama menuju Kabupaten Sorong menjadi zona hijau dari Covid-19," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Satgas Covid-19 Mohammad Said Noer mengatakan, dengan kita pulangkan lagi keempat pasien pada hari ini,  maka jumlah mereka (pasien) yang telah sembuh sudah mencapai 47 orang dari komulatif 51 pasien terkonfirmasi.

Sementara pasien Covid-19 yang masih di karantina dalam proses penyembuhan, yakni  masing-masing ada dua pasien di rawat  di Gedung Dharma Wanita kilometer 24 Aimas, satu pasien masih dirawat di RSUD Sele Besolu, dan satunya lagi masih dirawat di RS Pertamina Sorong.

Begitu pula, sambung Said Noer, empat pasien yang terakhir kita pulangkan ini, di mana ada satunya dari Jayapura, Papua merupakan cluster terakhir jamaah ijtimak ulama Gowa, Sulsel.

Ada dua pasien  berasal dari Distrik Salawati Kabupaten Sorong merupakan keluarga cluster Gowa, dan satu pasien lagi adalah pekerja asal Surabaya, yang akan pulang kampung kampung .

Waktu itu, yang bersangkutan terdeteksi virus corona dan langsung kita karantinakan, kata Said Noer.  (infopublik)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari  Papua Untuk Semua di Grup Telegram Papua Untuk Semua. Klik link https://t.me/PapuaCom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Papua Untuk Semua - Jendela Anak Tanah