Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 21 October 2020

Suriastawa Ungkap 10 Orang Pengikut Lamek Taplo Tembak Satgas Pamtas di Serambakon

loading...
Suriastawa Ungkap 10 Orang Pengikut Lamek Taplo Tembak Satgas Pamtas di Serambakon

 JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III), Kolonel Czi IGN Suriastawa menyatakan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dari Batalyon Infantri (Yonif) 312/KH  kembali dihadang dan ditembaki oleh kelompok separatis di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegbin), Provinsi Papua pada  Selasa (20/10/2020) pagi.

Ia menjelaskan, penghadangan dan penembakan brutal yang dilakukan kelompok separatis tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIT, Distrik Sarambakon tepatnya sekitar 15 meter lewat jembatan kayu yang merupakan jalan tanjakan.

“Penembakan tersebut dilakukan oleh gerombolan KKSB dari kelompok Lamek Taplo yang diperkirakan berjumlah sepuluh orang  dengan  menggunakan senjata laras panjang,” ungkapnya.
 
Menurut Kolonel Czi IGN Suriastawa, prajurit TNI yang dihadang tersebut sedang dalam tugas patroli pengamanan diwilayah yang menjadi tanggungjawabnya. Namun tiba-tiba ditembaki oleh gerombolan separatis yang tidak bertanggung jawab.

“Penembakan tersebut, melukai tiga prajurit TNI, namun semuanya dalam kondisi yang stabil” ucapnya.
 
“Saat ini korban luka tembak dari personel TNI telah  dievakuasi menuju RSUD Oksibil, selanjutnya akan dilaksanakan evakuasi ke RSMI Jayapura untuk melaksanakan rontgen menggunakan pesawat Trigana Air,” tambahnya.
 
Kapen Kogabwilhan III menegaskan bahwa pasca penghadangan dan penembakan tersebut TNI terus melakukan pengejaran dan penyisiran di wilayah sekitar lokasi kejadian untuk menangkap  para pelaku dari kelompok KKSB yang sering melakukan tindakan kriminal baik kepada TNI-Polri dan masyarakat. (KogabwilhanIII)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...