Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Thursday, 29 April 2021

Timkes Satgas TNI Pamtas Yonif 403/WP Obati Korban Luka Robek di Perbatasan Papua

loading...
Timkes Satgas TNI Pamtas Yonif 403/WP Obati Korban Luka Robek di Perbatasan Papua

KEEROM, LELEMUKU.COM - Tim Kesehatan Pos Koki Yuruf Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista memberikan pertolongan pertama kepada Elias Watae(8) yang mengalami luka robek di bagian paha kaki kiri di Kampung Yuruf 2 (dua), Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Rabu (28/04/2021) 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom pada Rabu (28/04/2021).

Dansatgas mengungkapkan, korban dibawa ke Pos Koki Yuruf Kipur 1 Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista oleh orang tuanya Simon Watae (32) menggunakan sepeda motor dan harus menempuh perjalanan selama 30 menit untuk tiba di Pos. 

“Dari keterangan ayah korban, bahwa korban yang sedang bermain dengan teman-teman sebayanya sambil memanjat pohon tidak sengaja terpeleset dan mengalami luka karena terkena serpihan kayu dari ranting pohon yang patah di hutan,” kata Ade.

Di tempat terpisah, Dankipur 1 Satgas Pamtas Yonif 403/WP Lettu Inf Sugiman mengungkapkan bahwa pada saat datang ke pos kaki korban mengalami pendarahan yang lumayan parah, sehingga tim kesehatan satgas segera menyiapkan peralatan untuk mengobati luka korban.

“Korban mengalami luka robek sepanjang 11 cm dengan kedalaman sekitar 1,5 cm sehingga Bintara Kesehatan kami memutuskan untuk menjahit luka korban kurang lebih sekitar 8 jahitan.” ucap Sugiman.

Timkes Satgas TNI Pamtas Yonif 403/WP Obati Korban Luka Robek di Perbatasan Papua

Setelah luka diperban, selanjutnya korban diberikan obat anti nyeri dan antibiotik untuk mencegah infeksi guna mempercepat penyembuhan pada lukanya, tidak lupa Bintara Kesehatan kami Serka Budiari berpesan agar korban kembali lagi setelah 3 (tiga) hari untuk kontrol kondisi luka pada paha kaki kirinya.

Selain itu, Simon Watae menyampaikan ucapan banyak terimakasih atas semua pertolongan yang telah diterimanya dan beliau terkejut ternyata bapak-bapak tentara selain baik juga sangat ramah sekali dan mau membantu anaknya yang mengalami luka akibat terkena serpihan kayu walaupun beliau sedang tidak membawa uang dan mendapatkan pengobatan gratis dengan pelayanan yang baik.

“Ternyata bapak-bapak Tentara selain baik hati juga sangat ramah sekali, mau bantu anak saya yang terluka karena serpihak kayu dengan pelayanan yang sangat ramah walaupun saya tidak pegang uang untuk bayar biaya pengobatan, terimakasih bapak tentara.” kata Simon.(Satgaspamtasyonif403)

Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :


Loading...