Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Tuesday, 25 April 2017

ASN Rebut 10 Jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jayawijaya

ASN Rebut 10 Jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jayawijaya
WAMENA (JAYAWIJAYA) - Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua mengikuti uji kecakapan untuk memperebutkan 10 jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya Yohanis Walilo di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan untuk menduduki 10 jabatan tersebut, ada beberapa tahapan tes yang diikuti 30 calon pimpinan OPD yang hadir.

"Tujuannya kita ingin orang yang punya kompetensi artinya siapa yang nanti jadi kepala dinas bersangkutan benar-benar orang yang berkualifikasi dan kapasitas di bidang yang dituju," kata sekda.

Tes pertama yang dilakukan adalah wawancara, tes kedua seleksi administrasi, psikotes dan tes terakhir yang berlangsung di Gedung Siloam, Selasa (25/4) adalah wawancara atau mempertanggungjawabkan makalah yang dibuat oleh masing-masing calon pejabat.

"Tim seleksi ada lima orang, saya ketuanya dan melibatkan akademisi serta kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional IX Papua," katanya.

Hasil tes itu akan disampaikan kepada pimpinan untuk memutuskan siapa yang layak mengisi jabatan OPD yang kosong.

"Nanti hasilnya kita lakukan penilaian kemudian laporkan ke bupati dan selanjutnya bupati yang menentukan siapa yang layak duduk di jabatan itu," katanya.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya hanya 10 OPD yang mengalami kekosongan pemimpin, namun pendaftar mencapai 30 orang sebab ada tiga hingga empat orang yang melamar untuk memperebutkan satu jabatan. (antara)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :