Tradisi dan Budaya

[tradisi][threecolumns]

Sosial dan Komunitas

[sosial][list]

Pariwisata dan Rekreasi

[pariwisata][threecolumns]

Ekonomi

[ekonomi][list]

Politik

[politik][twocolumns]

Olahraga

[olahraga][bleft]

Pendidikan

[pendidikan][list]

Kesehatan

[kesehatan][list]

Hiburan

[hiburan][threecolumns]

Lingkungan

[lingkungan][list]

Teknologi

[teknologi][list]

Administrasi Pemerintahan

[pemerintah][twocolumns]

Laporan Otonomi Baru

[pemekaran][list]

Laporan Otonomi Khusus

[otonomi khusus][list]

Hukum dan Kriminal

[hukum][threecolumns]

Kecelakaan

[kecelakaan][list]

Bencana Alam

[bencana][list]

Wednesday, 12 March 2014

Lukas Enembe Tolak Ajakan Syahrul Yasin Limpo jadi Tuan Rumah Bersama PON XX 2020

JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe dengan tegas menolak ajakan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo untuk menjadi tuan rumah bersama PON XX tahun 2020.

"Saya menolak ajak Gubernur Sulsel untuk bersama-sama menjadi tuan rumah bersama PON 2020," tegas Gubernur Enembe dihadapan rapat anggota KONI yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta, Selasa (11/03/2014) malam.

Dikatakan, bila Papua menjadi tuan rumah PON XX maka pelaksanaannya hanya akan melibatkan Provinsi Papua Barat. Cabang olah raga yang akan digelar di Papua Barat itu yakni menyelam yang akan berlokasi di kawasan Raja Ampat.

"Tidak mungkin kami menerima tawaran Sulsel karena dalam pelaksanaan nantinya juga akan melibatkan provinsi lain," kata Gubernur Enembe disela-sela pemaparannya tentang kesiapan Papua menjadi tuan rumah.

Tercatat enam propinsi saat ini berebut untuk menjadi tuan rumah PON XX yakni Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi Selatan dan Papua. Hingga berita ini diturunkan belum diputuskan tiga besar yang akan menjadi calon penyelenggaraan PON 2020. [Antara]
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :